Ev. Pither P. Karoba
Virus corona menjadi topik terhangat sejak bulan Februari 2020. Virus ini mendadak menjadi teror mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut nyawa puluhan juta orang hanya dalam waktu tidak terlalu lama ini.
Satu hal yang paling mengkhawatirkan adalah virus ini terus mencari mangsa, sementara obatnya hingga saat ini belum ditemukan. Virus corona jenis baru mulai menjadi perhatian masyarakat dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia tiga kelompok yang memandang virus Corona ini dengan cara pandang yang berbeda sesuai dengan religinya yaitu.
- Medis atau kedokteran
- Gereja dan
- Adat
Sudut Pandang Medis
Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius. Coronavirus adalah virus baru yang dikemukakan pada manusia sejak kejadian yang sangat luar biasa muncul di Wuhan Cina kemudian diberi nama Coronavirus.
Jadi menurut dokter Coronavirus ini adalah virus yang sangat berbahaya bagi manusia, karena menyebabkan kematian dalam waktu singkat.
Solusi yang Dianjurkan oleh Medis yaitu.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:
- Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat. Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau handrub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga me rupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
- Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
- Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
- Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
- Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
- Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
- Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
- Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.
- Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari Anda dari penularan dan penyebaran penyakit in?
Haruskah Kita Khawatir Terhadap Penyakit COVID-19 ini?
Jika kita tidak berada di wilayah terjangkit Covid-19, atau jika kita tidak melakukan perjalanan dari salah satu wilayah tersebut, atau tidak melakukan kontak dekat dengan seseorang yang memiliki gejala Covid-19 atau merasa kurang sehat, kecil kemungkinan kita untuk tertular Covid-19. Namun, dapat dimengerti bahwa kita mungkin merasa stres dan cemas tentang situasi yang terjadi saat ini.
Tetaplah tenang dan jangan panik. Carilah informasi yang benar dan akurat tentang perkembangan Covid-19 agar kita mengetahui situasi wilayah kita dan kita dapat mengambil tindakan pencegahan yang wajar. Jika kita berada di wilayah terjangkit Covid-19, kita harus serius menghadapi risiko tersebut. Selalu jaga kesehatan dan perhatikan informasi dan saran dari pihak kesehatan yang berwenang.

Komentar
Posting Komentar