SAKIT ITU ENAK
"Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku." 2 Korintus 12:9.
Jalan satu-satu yang dilakukan adalah cari dokter terbaik, obat-obatan yang mahal, terapi atau bedah sekalipun karena dengan demikian rasa yang menyiksa itu akan segera berakhir.
Ketika Rasul Paulus mengalami kelemahan, ia berdoa kepada Tuhan mohon kesembuhan. Namun Tuhan tetap mengizinkan dia dalam kelemahan (sakit). Tetapi Paulus tidak bersungut-sungut, takut atau tidak kecewa karena ia tahu pemeliharaan Tuhan nyata dalam hidupnya, sehingga ia berani mengatakan "sebab jika aku lemah, maka aku kuat".
Saudaraku, mungkin hari-hari ini kita sakit, lemah, atau menghadapi masalah yang sangat rumit itu bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, panik dan cemas. Mengapa? Karena dari kehidupan Rasul Paulus kita bisa belajar untuk menjadi berkat walaupun dalam keadaan lemah, sakit dan putus asa karena dibalik itu ada kekuatan, kuasa dan sukacita yang luar biasa.
Mungkin saat ini kita tertekan, dihimpit, dicekal oleh masalah dan sakit penyakit yakinlah tangan Tuhan segera menopang, mengangkat dan memberikan sukacita.
"Menerima dengan rela suatu keadaan menjadikan hidup kita lebih dewasa"
Ev. Pither P. Karoba.
Komentar
Posting Komentar